URGENSI PENDIDIKAN KARAKTER? ADA APA DENGAN INDONESIA?

 


KEKERASAN DI SATUAN PENDIDIKAN? PEMILU DAN KARAKTER? MARAKNYA PERUNDUNGAN? ADA APA DENGAN KARAKTER RAKYAT INDONESIA?

Bicara mengenai karakter, tentunya kita semua sudah mengetahui apa dan seperti apa karakter itu. Tiap-tiap individu memiliki karakter yang sangat berbeda, terkadang memiliki karakter yang sedikit mirip dan lainnya cenderung berkebalikan atau tidak memiliki kemiripan sama sekali. Karakter merupakan sikap, tabiat, atau perilaku yang dapat dibentuk melalui ajaran yang menjadi kebiasaan (kegiatan sehari-hari). Umumnya karakter terbagi menjadi 2, sesuai dengan nilai yang ada tentunya karakter ada yang mengarah pada nilai-nilai baik dan karakter yang mengarah pada nilai-nilai yang buruk/tidak baik.

Pembentukan karakter dapat berupa penanaman nilai-nilai yang diajarkan entah itu melalui peran orang tua dirumah maupun guru disekolah. Lingkungan juga menjadi salah satu faktor yang dapt memengaruhi bagaimana karakter dapat berkembang. Pentingnya penanaman nilai yang sesuai agar menciptakan individu yang memiliki kepekaan terhadap lingkungan, sosial, dan budaya. Pancasila hadir sebagai perwujudan dalam nilai-nilai yang dapat diajarkan.

Pendidikan Kewarganegaraan sebagai salah satu pilar penyangga dalam membangun karakter dan jadi diri bangsa artinya bahwa pendidikan kewarganegaraan mendidik warga negara menjadi warga negara yang baik (good citizen), warga negara yang cerdas (smart citizen) dalam menghadapi perkembangan dubia di era kompetitif. Oleh karena itu, pendidikan kewarganegaraan memberi bekal terhadap warga negara baik kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, kecerdasan sosial, dan kecerdasan spiritual. Kecerdasan yang dimiliki seorang warga negara diharapkan dapat dimanfaatkan untuk berpikir dalam menganalisis dalam berbagai masalah. Untuk itu, warga negara harus memiliki sejumlah keterampilan dalam memecahkan masalah-masalah sosial kemasyarakatan dalam kehidupan bernegara.


KASUS TAHUN INI? 2024? PERMASALAHAN KARAKTER?


1.     Kasus Kekerasan di Satuan Pendidikan.

Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menyoroti tingginya kasus kekerasan di satuan pendidikan, termasuk beberapa kasus yang sampai mengakibatkan korban jiwa. FSGI mengapresiasi upaya Kemendikbudristek dalam mencegah dan menangani kekerasan di satuan pendidikan, tetapi berharap program tersebut akan dilanjutkan oleh Mendikbud yang baru.

2.     Pemilu 2024 dan Pendidikan Karakter.

Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2024 di Indonesia disertai dengan berbagai kasus kecurangan dan pelanggaran etika. Seorang pendidik mengungkapkan keprihatinan bahwa krisis keteladanan pada elit pemimpin negeri ini mengganggu pembentukan karakter generasi muda. Mereka tidak mendapatkan model yang baik dalam membentuk prinsip dan karakter dirinya.

3.     Marak Kasus Perundungan.

Data asesmen nasional menunjukkan bahwa 24 persen peserta didik mengalami perundungan dalam satu tahun terakhir. Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mencatat setidaknya ada 194 kasus kekerasan terjadi di sekolah tahun ini. Pendidikan karakter di Indonesia masih rapuh dan memerlukan perhatian lebih dalam menghadirkan keteladanan perilaku dan akhlak mulia kepada generasi muda.

Berikut adalah beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah ataupun menanggulangi urgensi karakter di Indonesia:

  1. Pendidikan Karakter. Meningkatkan pendidikan karakter di sekolah-sekolah melalui program-program yang lebih efektif dan berfokus pada pengembangan nilai-nilai etika dan akhlak mulia. Pendidikan karakter harus dilakukan secara terintegrasi dengan mata pelajaran lainnya dan harus melibatkan orang tua dan masyarakat dalam proses pembelajaran.
  2. Pengawasan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan. Meningkatkan pengawasan dan penanganan kekerasan di satuan pendidikan dengan lebih serius dan efektif. Kemendikbud ristek dan Kementerian Agama harus berupaya lebih keras untuk mencegah dan menangani kekerasan di satuan pendidikan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan yang aman dan damai.
  3. Mencegah Kecurangan Pemilu. Mencegah kecurangan pada Pemilu 2024 dengan meningkatkan pengawasan dan transparansi dalam proses pemungutan dan penghitungan suara. Bawaslu dan kelompok masyarakat sipil harus bekerja sama untuk mencegah adanya transaksi antara penyelenggara pemilu dengan peserta, serta memaksimalkan keterbukaan data pemilu untuk mencegah kecurangan.
  4. Pengawasan dan Penanganan Kecurangan Pemilu. Meningkatkan pengawasan dan penanganan kecurangan pada Pemilu 2024 dengan lebih serius dan efektif. Bawaslu harus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemilu yang jujur dan adil, serta meningkatkan kemampuan dalam mengidentifikasi dan menangani kasus kecurangan.
  5. Pendidikan Moral dan Etika. Meningkatkan pendidikan moral dan etika di masyarakat dengan lebih serius dan efektif. Pendidikan moral dan etika harus dilakukan secara terintegrasi dengan pendidikan karakter dan harus melibatkan orang tua dan masyarakat dalam proses pembelajaran.
  6. Pengawasan dan Penanganan Kekerasan di MasyarakatMeningkatkan pengawasan dan penanganan kekerasan di masyarakat dengan lebih serius dan efektif. Masyarakat harus meningkatkan kesadaran tentang pentingnya keamanan dan damai di masyarakat, serta meningkatkan kemampuan dalam mengidentifikasi dan menangani kasus kekerasan.

 

Harapan kita semua adalah semoga kekerasan dan perundungan yang terjadi di Indonesia dapat mendorong penyelesaian yang segera, adil, dan konsisten serta tegas berdasarkan hukum yang berlaku terhadap setiap pelanggaran yang terbukti secara hukum yang dilakukan pihak manapun. Hal ini menekankan pentingnya menjaga hukum dan menghormati proses hukum yang adil dan berkeadilan. 

Informasi ini juga diharapkan dapat mendorong kepada semua pihak untuk bersikap, berpikir, berucap, dan bertindak yang dilandasi nilai rahman dan rahim, mengedepankan sikap kasih sayang kepada sesama daripada sikap arogansi. Hal ini menekankan pentingnya kesadaran dan kasih sayang dalam berinteraksi dengan orang lain

Mengetuk hati nurani para patriot bangsa Indonesia untuk secara ksatria melaksanakan perannya dengan jujur, adil, berani, dan peduli serta mengutamakan nasib rakyat Indonesia. Hal ini menekankan pentingnya musyawarah dan kesadaran dalam menghadapi tantangan nasional. 

Menghimbau segenap civitas akademika, warga serta masyarakat indonesia pada umumnya untuk tetap menjaga kondusivitas, saling menghormati, saling tenggangrasa, menghindari tindakan provokatif demi kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal ini menekankan pentingnya menjaga kondusivitas dan harmoni dalam masyarakat. 

Serta mendukung peran patriot NKRI baik yang berasal dari institusi TNI dan penegak hukum POLRI, Kejaksaan Agung RI, Mahkamah Agung RI, dan Mahkamah Konstitusi RI, untuk tetap bersikap netral dan tidak memihak pihak manapun yang sedang berkontestasi dalam pemilu. Hal ini menekankan pentingnya penghormatan terhadap patriotisme dan institusi yang mempertahankan keamanan dan stabilitas negara.









 

 

Be kind and honest, peace is the key to happiness.

 

@timtempe                                            

 








Sumber Informasi:

https://nasional.tempo.co/read/1863210/fsgi-soroti-tingginya-kasus-kekerasan-di-satuan-pendidikan-dalam-hardiknas-2024

https://www.kompasiana.com/agustinus13449/65cd7a97de948f5a603d1c22/peristiwa-pemilu-2024-dan-pendidikan-karakter

https://www.mnctrijaya.com/news/detail/62519/marak-kasus-perundungan-konsep-pendidikan-karakter-di-indonesia-masih-rapuh

https://www.rri.co.id/daerah/724754/survei-karakter-siswa-madrasah-dan-pendidikan-keagamaan-pada-jenjang-pendidikan-menengah-tahun-2024

https://www.tribunnews.com/nasional/2024/01/29/pendidikan-karakter-jadi-pr-penting-bangsa-hadapi-tantangan-kebangsaan-di-era-digital

https://www.kompasiana.com/agustinus13449/65cd7a97de948f5a603d1c22/peristiwa-pemilu-2024-dan-pendidikan-karakter

https://nasional.tempo.co/read/1863210/fsgi-soroti-tingginya-kasus-kekerasan-di-satuan-pendidikan-dalam-hardiknas-2024

https://www.hukumonline.com/berita/a/mencegah-kejahatan-korupsi-pada-pemilu-2024-lt635f5131152bb/

https://www.theindonesianinstitute.com/mencegah-kecurangan-pada-pemilu-2024/

https://lamteng.bawaslu.go.id/berita/upayakan-pencegahan-dalam-tahapan-pemungutan-dan-penghitungan-suara-bawaslu-lampung-tengah

 


Komentar

Postingan Populer